Posts

GOBLOK

  Maju, masalah menghadang Mundur, petaka di belakang Tak lagi kupunya opsi Yang kupunya hanya ambisi   Kutenggelamkan tubuhku di sungai derita Kubuang hatiku pada rawa nestapa Sekalian saja kubakar jantungku Agar segala-gala semakin haru   Mimpi, aku benci!         Gweni Jeanna Cimahi, Maret 2022

(puisi lanjutan dari) Sejak Sajak Tak Lagi Sejuk

Saat sajak tak lagi sejuk Media datang hangat menyapa Menghibur tiap-tiap jiwa Melipur lara dan air mata Kini puisi tlah terkubur menjadi fosil Entah eksistensi atau sekedar mimpi kerdil Puisi bagaikan ada namun tiada Menyayat rasa tiada tara Senandungmu datang menyingkir sendu Menggantikan syair lawas kaku-ku Terlahir bising ajaib dari jemarimu Membuat hatiku takjub namun ragu Bisakah kita bersatu? - Gweni Jeanna Bandung, Juni 2022

Sejak Sajak Tak Lagi Sejuk

Sirna sudah cinta dan air mata Sesuatu bisa menggantikan bahagia dan duka Jatuhlah seribu mimpi tanpa asa Namun, biarkan kutanya dahulu Pernahkah kau ambil langkah menuju telaga? Sejak kapan? Biar kujawab sendiri.... Sejak sajak tak lagi sejuk Karena pintu hati yang kebal ketuk. Gweni Jeanna Cimahi, Maret 2022

Kembali Lagi (Puisi Tak Berjudul)

Adalah omong kosong segala kata mutiara Bilangnya manusia ialah makhluk sempurna Dunia tak seterang purnama Nyatanya manusia hanyala makhluk hina   Pergumulan air mani yang saling tenggelam Tercipta dari teriakan siksa malam Terbentuk oleh dua insan dari masa kelam Lahir dengan jerit tangis yang sulit dibungkam   Mereka adalah manusia Pembangun peradaban dunia Perusak alam semesta Pemecahbelah bangsa       Bandung, 26 November              (SPECIAL NOTE)   Hai semua... apa kabar? Udah berapa abad gue ngga nulis-nulis coba? Ada yg hitung ngga? Bingung juga sebenernya mau nulis apa. Menulis butuh kesehatan jiwa yang cukup, tidur yang cukup, nyemil yang cukup dan moood (nulis) yang baik. Padahal sebenernya ada banyaaaak banget hal yang ingin gue ceritakan. Yaaa meski ceritaan gue ngga pernah seru dan ngga bermutu. Tapi seengganya gue mengisi kekosongan blog sekaligus mengisi kembali energi menulis gue yang sudah lama hilang ditelan bumi.

Welcome to THE POLLUTION SEGMENT

 Kemarin, sempet banyak yang geger gara-gara akhir-akhir ini gue suka posting yang aneh-aneh. Mulai dari foto mulut gue berdarah lengkap dengan mata berair dan hidung merah merekah, intuisi gue mirip intuisi psikopat, juga pemikiran-pemikiran brutal gue yang gue ungkapkan dengan untaian kata di status/instastory. Sampe ada yang ngira gue ikut sekte penyembahan iblis. Wkwkwkwk. "Kak Gwen kenapa itu?" tanya beberapa followers. Gue yang biasanya jawabin DM-an mereka satu per satu dengan senang hati, malah jadi diem ngga bisa jawab begitu dikasih pertanyaan itu. Dan jawabannya ada di sini. Bagi sebagian orang yang SUPER MAGER untuk nyari-nyari tulisan gue di timeline home blog gue, maka spesial gue bikinin halaman ini khusus buat nampung semua tulisan di segmen Pollution.  Makasih yang udah support, luangin waktu buat baca, dan berbaik hati "peduli" dengan keadaan gue. Makasih yang udah ngikutin terus dari awal sampai sekarang, makasih banyak buat kalian yang akhir-akh

#dontfakeyourself DUA TAHUN PERADABAN

Image
Dari November 2018 sampai November 2020. Udah dua tahun lamanya gue ngeblog ternyata. Ngga kerasa. Eh, wait. November atau oktober ya? Gue aja lupa haha. Perasaan baru kemarin banget rasanya gue corat coret ga jelas dan di-publish ke blog. Dan dengan ngga tau malunya share link sana sini biar orang tau dan ngebaca. Lebih ngga tau malunya lagi, minta temen temen gue (tentu yang beda univ ya) buat promosiin link blog gue di grup kuliah mereka. Ada ada aja ampun. Kenapa gue minta tolong ke temen yang beda kampus? Karena ngga ada satu pun temen kampus yang mau ladenin gue kalo gue minta tolong wkwk. Apalagi minta tolong soal ginian. Udah pasti ga bakal ada yang mau.  Gue nanya seputar tugas aja kadang suka dicuekin. Apalagi dimintain tolong share link blog. Duh duh duh, ga ah. Ehehehe. Gue di kampus adalah makhluk terasing, guys. Wkwk. Lagian lumayan banyak juga temen kampus gue (terutama yang sefakultas) yang punya blog pribadi kaya gue. Dan mereka-mereka udah lebih lama ngeblognya dari g

Pollution 4

Ketika orangtua ga peduli, temen pada pergi, cinta entah hilang kemana, dan karir acak-acakan. Masih ada diri sendiri. Masih ada jiwa. Masih ada raga. Masih ada memori yang tersimpan di dalam otak. Masih ada kekuatan dan kasih Tuhan yang ngga pernah Tuhan cabut dari hamba yang Dia sayang. Makanya, selalu upgrade kemampuan diri. Biar ngga stress akut karena terlalu bergantung sama orang. Bakalan ada air mata dan tawa yang menemani lu dalam berproses. Nikmati semua suka dan dukanya. Nikmati detak detik penuh lara dalam proses. Dan yang paling penting adalah.... Jangan keseringan dengerin komentar orang. Mereka kadang suka sengaja ngebacot untuk jatohin lu dan meremehkan kerja keras lu. Do it now!! Jangan ditunda-tunda. Rebahan  yang overdosis itu ngga baik.  ------------ Baca juga segmen Pollution lainnya di sini : - Pollution 1 - Pollution 2 - Pollution 3